Tembok Pendengar

hari ini, aku bersandar di tembok pendengar
seperti biasa, dia menyimak ceritaku
luapan amarah, sakit hati
dan bahagiaku

aku berharap
dia mampu memberiku nasehat
memberiku semangat
dan berbahagia bersamaku

tembok pendenngar
tak bosankah dia mendengarku
celoteh, amarah, keluh kesah
suka dan dukaku

semua itu selalu kuberikan padanya
selalu kuceritakan padanya

tembok pendengar
kuharap dia bisa mengerti
kuharap dia paham
setiap cerita dan semua perasaanku

kuharap dia bisa merasakan
apa yang kurasa saat ini...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sedih di Hari Minggu

Galau

MENYERAH DAN LELAH